Port Forwarding Dengan Fitur NAT

Port Forwarding Dengan Fitur NAT

Port forwarding dengan menggunakan feature DNAT pada mikrotik router sebagai solusi mengamankan real server dibelakang NAT. Ada kalanya kita sebagai pengelola jaringan kelas menengah atau SOHO perlu bisa mengakses server kita. Baik aplikasi atau web report pada server yang berada di tempat kerja kita atau bahkan dari cabang perkantoran 1 kota ke 1 kota yang lain. Hal tersebut sangat berguna dan sangat membantu management untuk mempercepat proses pekerjaan. Tanpa menunda watu dengan hanya menunggu staff kirim report via email.

Port Forwarding Mikrotik
Images by Adi

Dengan memanfaatkan feature port forwading tersebut, maka server Anda tidak perlu secara langsung terhubung ke IP Publik atau Jaringan Luar. Sehingga pada router mikrotik Anda bisa mengatur banyak fungsi firewall menutup port-port yang tidak digunkan dan bahaya bagi jaringan Anda. Secara fungsi umum forwarding tersebut membuka port dari jaringan publik / internet diijinkan kases masuk ke port jaringan lokal. Misal web server, mail server, Sip Server dan masih banyak lagi.

Contoh untuk port forwading web server pada router mikrotik yang mepunyai IP WAN = 65.34.21.54 dan server web = 192.168.1.10. Maka penulisan scriptnya sebagai berikut.

[root@MikroTik] > ip firewall nat add chain=dstnat src-address=0.0.0.0/0 dst-address=65.34.21.54 action=dst-nat to-addresses=192.168.1.10 src-port=80 dst-port=80 protocol=tcp comment=”web server”

Jika kita terapkan hasil dari penulisan script diatas adalah jika dari luar (Cloud) ada yg mengakses IP 65.34.21.54 via port 80 (Web) atau bisa di resolve menjadi domain name, maka router akan meneruskan permintaan pengakses tersebut menuju lokal IP 192.168.1.10 (Real Web Server dibelakang NAT).

Untuk lebih detailnya Anda bisa melihat hasil gambat berikut ini pada winbox.

Port Forwarding Router

Port Forwading pada router mikrotik ini tidak hanya sebatas untuk meneruskan satu macam akses untuk aplikasi web server saja, tapi bisa juga bersamaan dengan FTP server, SIP Server dan sebagainya. Feature ini sangat membantu kerterbatasan IP Publik karena Anda bisa setting banyak web server cukup dengan satu IP Publik saja. Untuk mengetahui lebih jauh silahkan kunjungi web resmi wiki mikrotik atau silahkan kirim pesan singkat jika butuh bantuan konfigurasi.

Pengujung juga mencari :