Jaringan Wireless

Jaringan Wireless

Jaringan wireless adalah jaringan komunikasi data antara komputer satu dengan komputer yang lain menggunakan media frekuensi radio. Di dunia elektronika frekuensi radio biasanya disebut RF (Radio Frekuensi). RF yang digunakan untuk jaringan komputer saat ini umumnya pada Frekuensi 2,4 Ghz, Frekuensi 5,8 Ghz dan Frekuensi 3,4 Ghz. Tapi untuk frekwensi 3,4 Ghz ini memerlukan ijin khusus untuk menggunakannya ke pihak Departemen Pos & Telekomunikasi.

Jaringan Wireless
Images edited by Baim

Jaringan wireless ini akan diperlukan untuk menghubungkan satu titik area gedung satu dengan lokasi gedung yang lainnya dengan jarak yang jauh. Perangkat wireless mempunyai spesifikasi kekuatan daya pancar dalam satuan dB (Decibell) atau Watt yang berbeda. Semakin besar nilai dB maka semakin jauh jangkauannya. Untuk jangkauan juga bergantung kepada halangan atau inteferensi signal dari sumber RF yang lain terutama yg nilai frekuensinya berdekatan. Jadi semakin banyak pengguna wireless pada sudatu daerah maka inteferesnsi semakin besar dan tentunya sangat mengganggu kwalitas send recive data.

Pemasangan jaringan wireless yang mampu menghasilkan hasil yang optimal ada beberapa point, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Pilih type radio sesuai dengan kebutuhan bandwidth yang Anda butuhkan. Seperti halnya switch hub type yang lama, ada yg bisa running 10 Mbps, 100 Mbps atau saat ini hingga 1 Gbps, begitupun perangkat wireless. Ada standart protokol jaringan IEEE 802.11, apa itu standart 802.11? nanti akan kita bahas di artikel yang lainnya.
  • Carilah jenis antena yang sesuai dengan kapasitas daya watt / dB perangkat wireless Anda. Dipasaran umum ada type antene solid disk parabolic, grid, sectoral dan omni. Antena type grid dan solid disk parabolic mempunyai jangkauan yang paling jauh karena system RFnya paling fokus. Berbeda dengan type antena sectoral yang mempunyai sudut minimal 45° maka daya pancar dengan besaran dB yang sama maka jarak pancarnya menjadi lebih pendek dari type grid atau solid disk. Untuk antena type Omni adalah antena yg sebarannya 360° hingga daya pacarnya pun paling pendek diantara masing-masing type antena.
  • Carilah pig tail dan konektor yang berkualitas baik dengan lossis yang kecil.
  • Pasang grounding akan membantu memperkuat daya tangkapan antena, khususnya untuk sectoral dan grid atau solid disk.
  • Jangan lupa tambahin arrester ya Guys supaya aman dari terror petir pada perangkat Kalian.

Demikian bahasan singkat kali ini, next akan kita kupas lebih dalam lagi pada artikel yang lainnya